
Hmm.. ane memulai menulis artikel ini dengan perasaan campur aduk antara bangga dan kecewa, bangga karena ternyata tulisan ane di blog ini “laku” dan disebar oleh orang lain. Kecewa karena tulisan ane di copas tanpa mencantumkan sumbernya. Baru pertama ini ane ngerasain gimana suka dukanya kena main copas tanpa aturan. Ok, Bom sudah jadi asap, sekarang lebih baik go to the point.
Minna san,
Sudah cukup lama bahkan lama sekali wilayah udara nasional kita seolah tak terlindungi satu payungpun. Konsep sistem pertahanan udara nasional hingga era pencapaian MEF (Minimum Essensial Forces) sekarang belum juga mencapai kata final. Kemandirian dalam hal teknologi roket melalui proyek RX550 sampai sekarang juga mengalami banyak rintangan hingga kabar proyek ini seolah hilang ditelan isu2 politis. Sistem Pertahanan Udara Nasional sejatinya tak terlepas dari perkembangan TNI AU, hanya karakternya lebih dominan untuk daya tangkal dan perlindungan kedaulatan wilayah udara dari gangguan luar sesuai dengan namanya, Air Defence.





