All hands,
Saking banyak nya kendaraan pribadi yang beredar di Indonesia, semakin besar pula resiko kecelakaan yang bakal terjadi. Selama tidak adanya peningkatan Faktor untuk mengurangi resiko kecelakaan (Skill, Kesadaran berlalu lintas, dll). Tindakan melanggar lalu lintas sudah menjadi bagian dari budaya, seperti menggunakan trotoar dan sebagainya. Nah, semakin besar resiko terjadinya kecelakaan lalu lintas di jalan raya harus diimbangi pula dengan peningkatan di sektor keselamatan jalan. Salah satu yang simple untuk diterapkan adalah teknologi, Traffic Calming.
Apa itu Traffic Calming? Traffic Calming merupakan salah satu alternatif yang bisa digunakan untuk keselamatan jalan dengan tujuan agar pengendara dapat mengurangi kecepatan kendaraannya. Dengan dengan sistem ini, maka pengendara diharuskan untuk memperlambat laju kendaraan, sehingga mampu mengurangi resiko kecelakaan. Jika dibandingkan sistem lain, traffic calming lebih efektif dan ekonomis, serta dapat diterapkan disemua jenis jalan di Indonesia termasuk jalan bebas hambatan.
Berikut beberapa bentuk Traffic Calming :
-
Mempersempit jalur lalu lintas dengan cara memperluas trotoar, menambah taman atau menambah jalur sepeda atau parkir.
-
Speed humps, seperti benjolan dijalan yang terletak dibagian tengah.
-
Speed Humps, seperti gundukan yang biasanya berada dikawasan perumahan.
-
Speed tables, seperti speed hums tetapi lebih panjang dan datar dibagian atasnya.
-
Speed cushions, merupakan 3 gundukan di jalan.
-
Penyebrangan jalan yang lebih tinggi dari jalan asalnya.
-
Chokers, yaitu bertujuan untuk penyempitan jalan. Bentuk chokers ini biasanya menjorok kebadan jalan dengan mengambil bagian jalan lebih banyak. Cara ini mempuat para pengendara harus mengurangi kecepatan kendaraannya.
-
Roundabouts, merupakan bundaran bertujuan untuk mengalihkan lalu lintas untuk memperlambat laju kendaraan. Selain itu bundaran ini dapat menambah nilai estetika jalan.
-
jalan dibuat berkelok-kelok sehingga pengemudi harus mengendarai secara perlahan-lahan. Ini sangat efektif digunakan di lingkungan perumahan atau jalan depan sekolah dan tempat umum.
-
Penambahan material yang lebih kasar secara tekstur misalnya bebatuan atau batu bata.
Jenis Traffic calming diatas merupakan salah satu solusi keselamatan jalan di Indonesia, sebagain besar mungkin sudah diterapkan di Indonesia sejak lama seperti pembuatan Polisi tidur dibeberapa titik seperti kompleks perumahan atau jalan tertentu. Sistem ini juga seharusnya diterapkan dijalan-jalan arteri, kolektor sampai dijalan bebas hambatan. Sektor keselamatan berlalu lintas di Indonesia harus terus ditingkatan, baik dari segi Infrastruktur jalan, Regulasi jalan yang mencakup Pengguna jalan dan peraturan. Selama transportasi Publik yang layak dan berkulitas belum bisa dipenuhi pemerintah maka selama itu juga, Kondisi keselamatan jalan juga musti terus dibenahi, Traffic Calming merupakan solusi yang cocok untuk keadaan jalan di Indonesia saat ini karena dalam pelaksanaannya lebuh cepat dan mudah.
Ref.
Road Safety bulletin edisi 03 – 2011 / kementrian perhubungan RI
Prakteknya?
http://maskurblog.wordpress.com/2012/07/14/kamen-rider-kiva-sinetron-banget/
ya begitulah pak de..
gimana yang pengin ngebut yaaaaaa……….????????? haha
cari jalan lain berarrti
walah nek trafik calming disini kebanyakan tambah bikin macet bro
mending memasyarakatkan (bahasane lho) angkutan plat kuning aja
http://redbike92.wordpress.com/2012/07/14/jadian-rek-ihyyy-d/
hahaha.. iy, sebagian kan dah diterapkan ke polisi tidur..
hmm..
kapan ya bisa terwujud semua di Indonesia?
biar populasi alay bisa berkurang
sebagian kek polisi tdr sih ckp berhasil bro menekan angka “trek trekan”.. msh bnyk yg blm diterapin.
iya bro..
wah klo memperlebar trotoar bisa2 digunain buat motor.. di sini sulitt banget sepertinya
hehe.. begitulah bro
SAYA SUKA PERTIGAANYA.. MIRIP CHINCANE.. XIXIXI GASSSS
lmayan ngurangin alay sruntulan
kalo di indonesia diterapkan kayaknya asik tuh
sebagian udah.. klo bener2 diterapin semua lmyan tuh buat ngurangin resiko..
Setau saya hal ini belum bisa diterapkan di indonesia…mengingat kesadara masyarakat akan safety riding kurang… bahkan Nol persen…
yup, plng gak bentuk sec fisik ke Polisi tidur, speed trap, dll ckp lmyan membantu..