NARUTO TAMAT, TERIMA KASIH KISHIMOTO SENSEI !!

Nanadaime (Naruto/Seventh Hokage), menghentikan ulah nakal anak sulungnya, BOLT.

Nanadaime (Naruto/Seventh Hokage), menghentikan ulah nakal anak sulungnya, BOLT.

Suatu ketika, terdapat jiwa agung rubah ber ekor sembilan yang tersegel di dalam tubuh seorang Ninja muda. Setelah lama melewati waktu bersama, mereka akhirnya menjadi akrab. Ancaman baru muncul dalam sosok Ekor Sepuluh, Ninja muda telah berubah menjadi Ninja sejati dan bersama jiwa rubah ekor sembilan mereka bersatu untuk menyegel Ekor Sepuluh. Bocah dengan jiwa rubah ekor sembilan didalamnya adalah anak dari Hokage ke 4, dia sekarang dikenal sebagai Hokage ke 7.

Petikan kata kata indah di halaman terakhir Last Chapter 700 Manga Naruto, petikan yang sama ketika ane membaca halaman pertama komik edisi perdananya beberapa tahun silam. Gema takbir akan berakhirnya salah satu komik terbaik abad ini menggelegar di dada pengemarnya yang ada di seantero dunia. Gemuruh ini dibuktikan dengan down nya situs penyedia komik naruto online popular, dalam interval tak terlampu lama pasca last chapter di publish ke dunia, jutaan pembacanya serentak menekan tombol enter untuk menjadi yang terdepan membaca akhir kisah Naruto dan kawan kawan. Ending yang cukup memuaskan dan mengharukan, meski terkesan dibuat dengan sangat terburu-buru namun secara keseluruhan, perjalanan Naruto menyelamatkan dunia Shinobi dan menyandang nama Hokage dapat direalisasikan dengan baik. Terima kasih Masashi Kishimoto sensei, terima kasih atas kerja keras untuk melahirkan kisah yang pastinya telah menjadi sebuah sejarah, legenda dan pencapaian di bidang komik yang sangat luar biasa.

Baca lebih lanjut

CROWs : EXPLODE, Petualangan Seru siswa SMA Suzuran

CrowXplode

Proses perjuangan menemukan jalan hidup atau jati diri, itulah sekilas tema yang menjadi pondasi utama dalam Trilogi Crows (Crows Zero 1, Crows Zero 2 dan Crows Xplode), terhias dengan epic dalam wujud adu jotos para berandalan siswa SMA Suzuran. Bagai sebuah Turning Point, Suzuran seolah tercipta sebagai kawah candradimuka bagi siapa saja yang ingin membuktikan kekuatannya. Menaklukan dan mencapai puncak Suzuran adalah impian bagi seluruh siswa Suzuran sekaligus tantangan berat yang menggiurkan. Mengalahkan seluruh siswa Suzuran dengan kekuatan fisik adalah hal yang terlampau sulit, yang terkuat hari ini belum tentu tetap kuat hingga hari esok karena setiap tahun, selalu saja ada pendatang baru di Suzuran. Lewat Trilogi Crows, kita mendapat penjelasan bahwa Kekuatan Fisik bukanlah segalanya, sang tokoh utama meski melalui pertarungan fisik yang mendapat porsi besar sepanjang durasi film justru berhasil menguasi Suzuran setelah mendapat “Pencerahan”, menggunakan kekuatan hati dan pikiran sebagai main power manusia.

Baca lebih lanjut

Mengenal OH-58D Kiowa Warrior, Helikopter Pengintai Ringan Terbaik

kiowawarrior_0

Sukses membaca habis karya sastra dari seorang novelis kondang Dan Brown berjudul DECEPTION POINT, gairah menulis keyboard yang sempat meredup akhirnya kembali juga. Dari berbagai informasi realistis yang luar biasa dari isi novel ini, dimana salah satu diantaranya adalah cinderama mata menarik bagi pembacanya, khususnya para penggemar dunia militerisme. Sebongkah peralatan militer canggih milik Pasukan khusus DELTA FORCE yakni Helikopter Kiowa Warrior. Bernama panjang, Bell OH-58 D Kiowa Warrior Armed reconnaissance Helicopter, merupakan versi nakal dan jahat dari keluarga helicopter sipil Bell 206. Helikopter ini sangat memiliki ciri khas yang unik, yakni adanya bola mirip ‘pentol kojek’ di atas poros baling-balingnya. Apabila versi baiknya, Bell 206 sukses secara komersial dan bahkan menjadi salah satu helicopter popular bagi keperluan sipil begitu pula Bell OH-58 yang terpilih oleh Angkatan Darat Amerika untuk didaulat sebagai mesin perang udaranya.

Baca lebih lanjut

Membangkitkan Keberuntungan dari Diri Sendiri

FreeGreatPicture.com-328-cartoon-characters

Kehidupan memang serba penuh misteri yang menebar rasa penasaran bagi siapa pun juga, bentuk kehidupan merata bagi seluruh makhluk, khususnya Manusia yang diberi kepercayaan oleh Tuhan sebagai makhluk paling sempurna dan tertinggi derajatnya. Kita sebagai manusia dimana pun dan kapan pun berada tentu mengalami berbagai cobaan dan rintangan ketika menjalani roda kehidupan, kadar, tingkat kesulitan, jenis dan waktunya diterima berbeda-beda oleh setiap manusia. Namun sering kali kita diberikan cobaan bertubi-tubi dan semakin cepat, sedangkan solusi berjalan lambat dari cobaan tersebut. Inilah mungkin yang disebut sebagai KESIALAN, Setiap Manusia yang hidup seolah memang diwajibkan Tuhan untuk mengalami masa Kesialan ini. Apa yang manusia rencanakan, dambakan, impikan belum tentu dapat terwujud dengan mudah, meskipun si Manusia telah berusaha sebaik mungkin sesuai kemampuannya. Kesialan tak diciptakan seorang diri saja, lawannya adalah KEBERUNTUNGAN, inilah yang banyak dan selalu dicari oleh seluruh Manusia di penjuru dunia. Dengan Keberuntungan, seolah Tuhan, Malaikat, Jin, dan alam semesta tengah berpihak kepada manusia tersebut, sehingga hal yang sukar, tidak mungkin menjadi terealisasi dengan lancarnya.

Baca lebih lanjut

Asymmetric warfare , Idol of the modern warfare at present

HALO

About Asymmetric War

Entering the current millenniums era , the world ‘s defense and strategy has entered a new phase , that is way or art of war which called by asymmetric warfare . The openness of the world’s public about the existence of asymmetric warfare is begin revealed and sticking when the world is crowded about War On Terror projects by United States , followed by political upheaval in the Middle East and North Africa as the Arab Spring movement successful devastated many countries . Asymmetric war is one other form of modern warfare that is multi-dimensional , covering the various layers of the life sector . A way to fight that is almost invisible to the perpetrator , weapon , goals and so on .

Non- conventional war or asymmetric ( Anti – Symmetric ) is one of the side opposite of conventional warfare or symmetrical . Asymmetric manner that doesn’t rely on full military power like war symmetrical . Symmetric and Asymmetric War sometimes complement each other or work together to win a battle in a fast tempo . Asymmetric warfare today has grown and developed into a phenomenon and popular method, its called SmartPower, this method is now a weapon for the giant capitalist country who want to conquering the target countries as the main alternative, but still using Symmetrical warfare or Hard Power for various reasons and considerations.

Baca lebih lanjut

Dulu HANSIP sekarang LINMAS

Logo & Perlengkapan Standar Linmas

Logo & Perlengkapan Standar Linmas

Identik dengan warna Hijau daun dan sebuah pentungan konvensional, kehadirannya biasanya menjadi trademark akan adanya sebuah hajatan warga atau ketika ada keramaian tertentu. salah satu aparat negara yang kehadirannya menyebar hingga ke pelosok desa ini, hingga sekarang masih belum sepenuhnya mendapat respect dan Salute semestinya di mata masyarakat umum. Aparat yang populer dengan sebutan Pertahanan Sipil (Hansip) meski sudah ter Rename menjadi Perlindungan Masyakarat (Linmas) dianggap masih dibawah aparat negara lainnya seperti TNI dan POLRI. Dimedia Televisi atau disetiap desa memang masih ditemukan aparat Hansip dengan style ala kadarnya, sederhana, tidak segagah dan se keren Militer atau Polisi. Kondisi demikian memanglah hal yang wajar, mengingat Personil Hansip umumnya diangkat secara SUKARELA dengan Honor SUKARELA pula, sehingga sebagai aparat SUKARELA jarang ada pemuda yang tertarik mengabdikan dirinya menjadi seorang Hansip. Namun pada kenyataannya, baik langsung atau tak langsung masyarakat, bangsa dan negara sangat merasakan manfaat akibat kiprah Hansip dilapangan. Sebagai aparat keamanan yang berada langsung hingga akar rumput, Hansip sangat-sangatlah dekat dengan masyarakat dan terkadang tenaganya kerap digunakan untuk membantu masyarakat yang memerlukan tentunya dengan semangat SUKARELA dan Bayaran SUKARELA pula. Mungkin dibenak seluruh personil Hansip di Dunia sangat mendambakan impian mereka dapat dianggap setara dengan PNS minimal terkait jumlah bayarannya. Kebanyakan profesi Hansip di desa-desa adalah sebagai profesi sampingan, mereka tentu telah memiliki sumber penghasilan dahulu sehingga prinsip SUKARELA dapat dijalankan dengan lancar.

Baca lebih lanjut

Menanti bangkitnya Skudron 41 dan 42 TNI AU

Gambar(TU-16 Badger, mantan penghuni utama skuadron 41)

Di masa kejayaan TNI AU, skuadron 41 dan 42 adalah sarangnya para mbaurekso udara, monster-monster angkasa yang ditakui diseluruh langit Asia tenggara. Rumah bagi skuadron pesawat pembom strategis, TU-16 Badger yang dimasa itu didatangkan demi meningkat taring dalam pergelaran Operasi Trikora membebaskan Irian Barat dari kekuasaan Kerajaan Belanda. Seiring gonjang ganjing politik yang menyelebunginya, nasib dari para pembom Strategis ini berakhir tragis, umur tugasnya yang masih seusia jagung dipaksa dimatikan pada awal tahun 1970-an. Praktis setelah peristiwa muram ini, Angkatan Udara tak lagi memiliki monster udara yang sangat dibanggakan, kebijakan pemerintahan orde baru tak lagi memprioritaskan Angkatan Udara sebagai matra yang agresif dan ditakuti kawasan. Kini, dengan bergejolaknya perkembangan, situasi, konsi pertahanan dan keamanan di kawasan terkait semakin panasnya drama perlombaan senjata, gesekan perbatasan dan pelanggaran kedaulatan seperti membuka mata batin yang memaksa para petinggi Hankam Republik ini memikirkan kembali kenangan masa lampau ketika langit nusantara masih dijaga oleh sang monster udara.

Baca lebih lanjut